Korean Movie Review – 신과함께 (Along with The Gods)

GOD_P_05_980-nhsrgg4qpgphr1eut5ejh29jfx0quwldocsvdgadny

Sebelumnya, akan aku ceritakan dulu keadaan bioskop pada saat nonton film ini (Nggak penting sih cuma biar kalian ada gambaran aja LoL)

Aku kebetulan nonton film ini hari Jumat siang kemaren (12/1) di CGV BEC. Entah aku yang udah kelamaan nggak sekolah (hush! ga boleh nyebut tua, ini namanya dewasa), atau emang kalau Jumat jam segitu anak-anak sekolah udah pada bubaran (sumpah sih dulu lupa kalau Jumat sekolah biasanya sampe jam berapa. Hahaha), yang pasti hari itu banyak banget anak-anak sekolah berseragam di area CGV. Antreannya lumayan panjang sis, udah keder aja takut nggak kebagian tempat, tapi taunya emang sebagian ngantri film ini sebagian ngantri Insidious. Jadi dengan sisa satu jam sebelum film dimulai aku kebagian kursi yang nggak terlalu tengah tapi juga Alhamdulillah nggak terlalu depan. Studionya kebetulan dapet yang kecil. (Update : pas udah masuk lumayan deket sama layar juga sih, tapi nggak sampe jereng mata Hahaha).

Lalu celingukan, beneran deh CGV siang itu didominasi sama anak-anak SMP sama anak SMA (aku bukan cenayang, aku tau dari seragam yang mereka pake. Haha) Udah bergumam aja dalam hati “Duh, mudah2an yang nonton film ini nggak anarkis yah…” Kenapa was-was? Karena berbekal pengalaman nonton film Train to Busan dan My Annoying Brother yang juga di bioskop, saat itu penontonnya juga sama-sama didominasi sama anak-anak sekolah. Bukan maksud menyamaratakan semua kelakuannya yaaa.. cuma saat itu nontonnya jadi berasa nonton di rumah, bukan di bioskop. Hahahaha. Tahu kan kelakuan kalian (dan mungkin termasuk aku) kalau lagi nonton film bareng temen-temen di kosan atau di rumah terus artis kesukaan kalian, atau kalau adegannya lagi gereget suka teriak-teriak sendiri? Nah kayak gitulah keadaan bioskop aku pada saat itu. Hahaha. Jadi, maapin aja ini mah kalau udah gelisah duluan liat penontonnya kebanyakan anak-anak abg. (Eits, inget aku mah anak dewasa. Hahaha)

Oke, waktunya nonton! Update you guys (soal keadaan bioskopnya), later! (Anaknya teh emang doyan gibah banget. Hahaha)

Film ini di Koreanya sendiri cetar membahana tornado, sis! Udah sampe 10juta penonton nggak nyampe sebulan.*cek beritanya di sini aja Berbekal berita ketenaran itulah dan Cha Tae Hyun, maka timbullah rasa penasaran dan yes, akhirnya tayang juga di Indonesia nggak lama setelah tayang di Korea. Cha Tae Hyun sendiri buat aku adalah aktor yang filmnya nggak pernah nggak rame selama ini.

Begitu mulai, film ini, kesannya malah kayak film horor. Kebetulan, aku yang berangkat ke bioskop tanpa liat dulu sinopsis filmnya (baca sih, cuma nggak kebayang. Iya, segitu kecilnya kapasitas prosesor otak aku /harap maklum). Terus begitu mulai kalimatnya udah berbau ‘akhirat’. Adegan berikutnya adalah Kim Ja Hong (Cha Tae Hyun) yang seorang fireman yang lagi gelantungan di tali yang talinya mau putus kebakar pas nyelametin seorang anak perempuan dari gedung yang lagi kebakaran. Duh, baru beberapa menit pertama aja lumayan bikin mules.

Film ini sendiri secara keseluruhan bercerita tentang proses reinkarnasinya Kim Jae Hong. Tentang gimana manusia yang udah meninggal harus ngelewatin dulu tujuh pengadilan sebelum bisa reinkarnasi. Ukuran reinkarnasi itu adalah kayak ukuran kesuksesan manusia yang berarti udah hidup sebagai orang baik. Kim Jae Hong yang meninggal pas lagi bertugas nyelametin orang, dianggap sebagai pahlawan yang muncul setelah 19 tahun nggak ada manusia sehebat itu di alam sana. Nah, pengadilan-pengadilan yang harus dilewatin itulah yang jadi dominasi alur cerita film ini. Di setiap pengadilannya, ada banyak cerita hidup yang buat aku bagus. Kayak mengajarkan banyak hal kalau hidup kadang nggak seperti kelihatannya. Bahkan orang yang dianggap sempurna dan penuh kebaikan kayak Kim Jae Hong ini juga punya aja kesalahan-kesalahan yang nggak dia sadarin.

Nah, selama melewati pengadilan-pengadilan di akhirat sanalah dia ditemenin sama Guardian-guardiannya yang bertiga itu yang kayak di poster. Tugas Guardian ini adalah jadi guide sekaligus tim pembela kalau sampai ada pengadilan yang ngasih tuntutan nggak sesuai. Guardian-guardian ini harus mengantar arwahnya buat sampai sukses reinkarnasi. Pasukan Guardiannya ada Ha Jung Woo (bapak kapten gagah dan berkharisma), Ju Ji Hoon (ini yang bikin seger sepanjang film! Aduh aku sampai lupa kapan terakhir liat dia di film… dan dalam hati langsung bertanya-tanya ’emangnya dia teh emang seganteng ini’? Oke, terus langsung browsing dan wow dia udah jomblo sekarang. Oke thanks. Hahaha #mimpibabu), sama Kim Hyang Gi (nama tetehnya lucu deh Hyang Gi, dan aku terakhir liat artikel dia yang dimirip-miripin sama D.O EXO di film ini. Gimana menurut kalian? Lumayan mirip sih emang.)

Dari segi cerita, ini film bagus! Aku sampai mewek kejer nontonnya :(((((( meski ritme meweknya gini : terharu, nangis, mewek (mewek itu nangis dengan level lebih ingusan LoL), ketawa, nangis lagi, mewek lagi, ketawa lagi, dan mewek sampai habis. Sumpah ya, menuju akhir film udah bingung ini sopannya ngasih reaksi mewek aja apa ketawa juga boleh yah? Gitu. Penasaran? Ditonton aja! Hahahaha. Yang pasti sih film dengan tema keluarga, buat aku mah selalu lebih bikin pusing :((((

Dan apa lagi yang bikin film ini bagus? Special EFEKNYA! (Bahasa campur-campur semaumu, Gits. Udah kayak es) Kalau bahasa kerennya mah CGI. Ih keren! Aku adalah termasuk salah satu penonton yang sangat menikmati film-film dengan CGInya yang mumpuni. Biasanya kalau udah bagus banget akan sampai ke tahap penasaran, ini syutingnya gimana atau ini bikinnya gimana. Suka kagum sendiri nggak sih? Atau aku aja? (Mungkin ada hubungannya sama kapasitas otak yang minimalis atau emang aku mah anaknya gampang kaguman aja, Hahaha.)

Kurangnya apa? Aku nggak tau yah tentang berita kalau ini adalah film pertama dari sekuel yang katanya bakal ada itu bener apa nggak (will update you guys kalau aku menemukan sumber terpercaya, atau mungkin kalian menemukannya duluan kabar-kabari ya!) cuma emang ada beberapa bagian yang belum ketemu jawabannya. Lagi-lagi kirain aku doang yang suka nggak ngerti sama jalan cerita kalau udah mulai terlalu banyak konflik, taunya di bagian akhirnya, tokoh dalam filmnya sendiri yang juga bertanya hal yang sama kayak yang aku pertanyakan. Hahaha. (Yes, kali ini aku jagoan!) Mudah-mudahan emang bener ada sekuelnya, dan mudah-mudahan lagi sekuelnya sebagus film yang ini (terkadang mah kusuka trauma sama sekuel-sekuelan).

Dan ya, seperti 10 juta penonton lainnya dan bahkan lebih, film ini sangat rekomendasi buat ditonton! Akting semua aktor dan aktris pendukungnya mumpuni sekali, sis! Meski Ju Ji Hoon membuatku hilang fokus dan membuatku galau. Lah. Hahaha. #mimpibabupart2

Yang udah nonton, selamat! Yang belum nonton, selamat menonton!

*Cerita tambahan : Jadi gimana Git, keadaan bioskop pas nonton film ini? Hahaha.

Begitu waktunya masuk, aku barengan sama rombongan anak seragam putih biru yang di jalan menuju auditoriumnya aja udah rame bener kek lagi arisan. Pas masuk aku udah ngedoa aja mudah-mudahan nggak sebaris atau nggak deketan (ya kan ngedoa nggak satu studio udah nggak mungkin, Hahaha) Juga berdoa supaya mereka nggak anarkis pas nonton, karena aku tau alasan mereka semua nonton siang itu karena apa. Karena siapa lebih tepatnya. Yes, D.O EXO saudara-saudara! Kenapa aku tau? Karena mereka udah heboh ngomongin D.O dari sebelum masuk. Fyi, D.O emang bagus pisan sih aktingnya. Sumpah, nggak pake boong.

Oke, film dimulai semua berjalan seperti seharusnya. Hening dan menyenangkan, sampai D.O nongol. Hahahaha. Di film ini peran D.O emang nggak banyak, tapi dia jadi salah satu peran kunci buat film ini dan perannya cukup mengundang reaksi heboh bahkan buat aku yang datang bukan buat liat D.O doang (tapi Alhamdulillah masih dikasih eling ini lagi di bioskop Hahaha) Begitu D.O yang perannya jadi tentara ini muncul, nyaris semua orang termasuk teteh teteh di sebelah aku yang keliatannya kirain kalem langsung teriak “D.O!!!” Ya, kayak nonton konser. Bukan nonton bioskop. Oyeah, selamat datang di bioskop yang berubah jadi area Music Bank! Hahaha. Beberapa orang di sekeliling aku termasuk teteh teteh yang di sebelah aku langsung sibuk ngambil handphone dan motret D.O di layar. LUAR BIASA. Buat adek-adek yang mungkin baca ini jangan ditiru yah.. gimana juga itu adalah tindakan tidak terpuji dan sesungguhnya melanggar hukum. You guys, kalau mau dapet gambar idola kalian lagi main film kunjungi aja google atau fansitenya, yakin akan lebih banyak hasil fotonya dengan resolusi yang lebih mumpuni buat dipajang di hp atau di desktop kalian (mari sis, aku tau soalnya kebiasaan kita fangirl kan rata-rata sama, Hahaha.) Tapi, overall dibanding sama pas nonton Train to Busan dulu  kehirukpikukan di dalam auditorium nggak terlalu heboh. Nggak hampir setengah film. Hahaha. Alhamdulillah!

Sekali lagi, yang belum nonton dan punya rencana nonton, selamat menonton (dengan tertib dan saling menghormati ya!)

Sampai ketemu di review berikutnya!

I love you, Thank you!!

 

Advertisements

Korean Movie Review – 조작된 도시 (Fabricated City)

Fyi dulu sebelumnya kalau kalau content post ini mengandung delusi dan ngefangirl kelas kakap segede paus. Hahahaha.(Jadi ceritanya kalau udah baca dilarang protes :p)

Dikarenakan Ji Chang Wook sekarang memasuki top 2 bias aku dan ini adalah film perdananya Ji Chang Wook maka bulat tekad untuk langsung nonton di bioskop begitu keluar! Alhamdulillah rilis di Indonya ga jauh beda sama rilis di Korea, jadi nggak kudet kudet amat. Secara sih udah sirik duluan sama fans-fans Korea yang foto tiketnya udah bertebaran duluan di Instagram (terus aku ga mau kalah. LoL)

Fabricated sendiri udah kedengeran berita syutingnya bahkan sebelum Ji Chang Wook syuting K2. Nggak ngerti kenapa bisa jadi lama syuting dan rilisnya, tapi finally!

Filmnya seru! Ini seperti perpaduan antara hacker hacker plus balapan liar (itu terbayang-bayang banget adegan kejar-kejaran mobil yang udah macem fast furious). Ji Chang Wook sendiri disini berperan sebagai Kwon Yu, mantan atlet Taekwondo yang kemudian jadi gamers lalu kena tuduh pemerkosaan dan pembunuhan sampai akhirnya masuk ke penjara. Kwon Yu yang bertekad membersihkan nama baiknya, langsung berpetualang bersama geng gamersnya buat nyari tahu kenapa bisa dia yang sampe dituduh dan masuk penjara. Iya, soalnya ditangkepnya pas bangun tidur, jadi masih setengah sadar. Hahaha.

Buat Chang Wook sendiri, yak dia dapet genre action lagi! Aku sendiri sebenarnya nggak keberatan sih dia main action terus, karena kapan lagi bisa liat dia topless kayak di K2 atau bersimbah keringat kayak di film ini. hahaha! (come on sweat is sexy!), tapi sebagai yang sebenarnya bukan terlalu peminat film action, dan juga sebagai wish listnya Chang Wook sendiri sebelum wamil, dia pengen main drama komedi. Oh, Please! Itu ide bagus! Hahaha. Akting Chang Wook sendiri di film ini oke banget dan berdasarkan artikel yang sempet dibaca adalah banyak adegan action Chang Wook yang nggak pake stuntman. (Gimana coba dedek ga cinta sama totalitas abang satu ini?!) *peluk Chang Wook* *siapin balsem buat urut* *sama secangkir teh manis dan satu kecupan manja* LoL

Pemain pendukung yang lainnya pun bikin film ini makin oke. Di poster promonya, selain ada Ji Chang Wook, Shim Eun Kyung (yang aku inget sih terakhir liat dia di Granny Idol. inget nggak? film yang nenek nenek kembali jadi muda terus jadi idol) , juga ada Ahn Jae Hong (ini masih seger, dia yang jadi kakaknya Ryu Jun Yeol di Reply 1988), peran mereka berdua disitu kocak abis! Yang Shim Eun Kyung, dia jadi hacker yang akhirnya bantuin Kwon Yu buat nemuin bukti-bukti alibinya tapi sociophobia abis! Nonton deh dan kalian akan ngakak gimana jadinya orang yang nggak bisa ketemu orang sama sekali sebenernya tapi harus berhubungan dengan orang banyak. Hahahahaha. Duh, inget lagi ngakak lagi. Ahn Jae Hong ini lebih ke clumsy sih, yang juga jadi bumbu komedi biar filmnya ga jadi terlalu tegang dan nelangsa.

Dan keadiran Oh Jung Se juga jadi kejutan sendiri buat film ini. Apa coba? Nonton aja aaahhhhh…. Hahahaha.

Buat yang belum nonton, film ini seru! Seneng deh kemaren sempet nonton di bioskop (update per hari kemaren sih (14/3) filmnya masih ada di CGV jadi yang belum sempet nonton msih bisa meluncur!), dapet studio yang nggak gitu gede, weekday jadi nggak banyak anak sekolah, jadi kayaknya isinya fangirl2 seumuran aku yang di awal tengah akhir atau setiap ada adegan yang Chang Wooknya dizoom atau dia keliatan ganteng banget semuanya memekik tertahan. Hahahaha. Happy!

Selamat menonton!fullsizephoto803081

Korean Drama Review – 쇼핑왕 루이 (Shopping King Louie)

20170125074119shopping_king_louie_poster

Ngakak deh, banyak banget yang pengen diceritain nonton drama ini. Hahaha!

  1. Adegan di episode pertamanya Go Bok Sil (Nam Ji Hyun) yang dateng ke kota dari desa dan kecopetan di kereta ngingetin juga perannya dia di drama ‘What Happens With My Family’. Jadi mikir, apakah takdir Nam Ji Hyun untuk main drama jadi gadis desa yang pindah ke kota dan dicopet orang sebelum ketemu sama jodohnya? Hahahaha.
  2. Seung Ska! Pada nonton Secret Garden nggak? (Itu dramanya Hyun Bin sama Ha Ji Won tahun 2010 kalau ada yang belum nonton), peran Yoon Sang Hyun disini ngingetin lagi sama peran dia di Secret Garden. Gesturenya, cara ngomongnya, kocaknya. Nostalgic! Jadi mikir juga, apakah Yoon Sang Hyun akan tetep berkarakter kayak gitu lagi di drama berikutnya? It’s ok sih, suits him well. Hahaha
  3. Drama ini adalah tempat aktor-aktor yang sebelumnya dapet peran jahat, sekarang jadi dapet peran baik! Geli geli gimana sih nontonnya. Hahahaha!
  • Oh Dae Hwan! Yang nonton Entourage, 38 Task Force, atau Come Back Mister, pasti tahu bapak satu ini jahaaaaaaaaaaaaaaaaatttt banget. Bengis! Tapi disini dia jadi job seeker yang kocak! Aku kira pertamanya dia bakalan bikin masalah sama pemeran utama, nggak tahunya dia jadi salah satu elemen yang bikin drama ini seru. Suka nggak percaya kalau nonton dia jadi baik gitu. Hahahaha
  • Kim Byung Chul! Siapa yang nggak nonton Goblin? dan siapa yang nggak sebel sama Park Jung Hon (yang sosok hantunya bikin nggak berani nonton sendirian lah tiba-tiba, padahal itu drama bukan horror.) ? Dari hidup sampe jadi hantunya ngeselin banget kan dan mukanya sadis gitu. Di drama ini dia dapet peran manager yang suka ditindas sama bosnya karena ga mampu kerja dengan bener. Hahahha *sebenernya ini drama kan emang keluar lebih dulu dari Goblin, tapi siapa tahu ada yang kayak saya nontonnya Goblin duluan. Hahahaha*
  • Eom Hyo Seop! Terakhir nonton bapak ini di drama Doctorsnya Kim Rae Won sama Park Shin Hye. Di Doctors, bapak ini jadi direktur yang jahatnya setengah mati juga, yang haus kekuasaan dan menghalalkan segala cara *kayak biasa lah yah*, dan di drama Shopping King Louie dia jadi Butler! Udah nggak jomplang gimana coba liatnya? Hahaha. Butler penuh pengabdian yang kocak.

Kembali ke laptop yaaaaa… Hahaha!

Drama ini bercerita tentang Kang Ji Sung a.k.a Louie (Seo In Guk)  yang hobi dan ahli  belanja sampe dijulukin Shopping King yang lalu kecelakaan dan mengalami hilang ingatan lalu ketemu Go Bok Sil (Nam Ji Hyun), si gadis desa yang pindah ke kota setelah neneknya meninggal yang akhirnya ngurusin Louie selama hilang ingatan sekalian nyari adiknya Go Bok Nam yang hilang.

Sebenernya, dari segi cerita sih ketebak (duileh gaya banget lu Git), hihihi.Tapi buat aku menghibur banget sih, dramanya lucu dan manis. Seo In Guknya lucu banget pengen uwel uwel! Di drama ini dia sukses banget deh meranin Louienya. Mulai dari jadi tuan muda yang tunjuk sana-sini, sampai jadi Louie yang hilang ingatan dan jadi kayak anak anjing yang ngikutin Bok Sil kemana mana. Duh, kayaknya terakhir liat babang In Guk di Reply 1994 deh (yang drama 38 task force aku menyerah nontonnya karena bikin ngantuk. Hahaha *otak lunya aja git itu mah*) Nam Ji Hyunnya juga cantiks! Si cantik yang dulu aku suka semenjak dia main di What Happens with My Family bareng sama Park Hyung Sik. Cerita dan chemistry di antara mereka bagus banget buat aku di film ini. Hihihi. Pemain pendukung di sekelilingnya bikin dramanya jadi seru!

Recommended!

 

Korean Drama Review – 낭만 닥터 김사부 (Romantic Doctor, Teacher Kim)

romantic_doctor_teacher_kim-p1

Episode : 20 + 1 episode spesial

Ini bukan pertama kalinya sih aku nonton drama yang temanya kedokteran. Terakhir nonton Doctors nya Kim Rae Won, lalu sebelumnya nonton Beautiful Mind nya Jang Hyuk dan Yong Pal nya Joo Won, tapi ini adalah drama dengan tema kedokteran yang bikin aku nyaris cursing terus sepanjang 20 episode. Gila!

Mau curhat sedikit, *kali kali ye* nonton drama ini ngingetin pengalaman pribadi aku dulu tentang seorang anggota keluarga yang nggak bisa dapet pengobatan karena nggak bisa bayar depe kamar yang 2005 saat itu 300 ribu dan akhirnya ditaruh gitu aja di lobi rumah sakit padahal saat itu keadaan udah sekarat hingga akhirnya meninggal bahkan sebelum diperiksa dokter. No, nggak menyalahkan alasan beliau meninggal karena itu, itu mungkin emang udah takdirnya aja kayak gitu, tapi sempet juga sih kepikiran… coba aja kalau dulu nggak kayak gitu mungkin ceritanya bisa beda. Mungkin yah… Dan disayangkan lagi itu adalah rumah sakit milik pemerintah yang harusnya bisa mengakomodir kesehatan rakyatnya tanpa dulu mikirin soal uang. Kan toh akhirnya kita bakalan harus bayar biar bisa keluar dari situ, kan? Ya, tapi apalah daya saya yang saat itu masih kelas 2 SMA belum sepenuhnya paham, nggak mungkin ngamuk juga di rumah sakit kayak Kang Dong Joo di drama ini. Hahaha. *Sekarang mah udah ikhlas kok beneran*

Balik lagi ke drama ini yaaa… hahaha.

Ya, drama ini bikin aku pribadi cursing terus! *Untung nontonnya sendiri, kalau bareng temen-temen pasti udah diliatin dengan tatapan ‘ini cewek apa preman terminal sih?’ Hahaha. Selayaknya drama dengan tema kedokteran, sesungguhnya konflik nggak jauh-jauh dari perebutan kekuasaan di rumah sakit – yang biasanya sih diceritain Direkturnya jahat. Ya Alloh di film ini direkturnya jahat banget!!!! Choi Jin Ho (yang main jadi bapaknya Ubin di The Heirs kalau kalau lupa) sukses banget bikin aku benci setengah mati! Dan yah anehnya tuh orang jahat kayak dia biasanya idenya banyak dan ada aja yang bantuin, heran! Sampe menjelang tamat juga kayaknya masih ada aja ambisi yang belum beres. Duh bapak, aku ngebayangin deh dia kalau jalan-jalan kemana gitu dijambak ibu ibu nggak yah? Hahahaha *lu kata sinetron git*

Dan cerita juga nggak jauh dari kemelut di rumah sakit, tentang pasien dan macem-macem diagnosanya *banyak istilah kedokterannya pake bahasa korea sih jadi kalau yang susah susah biasanya diskip* hahaha, tentang kerjaan dokternya di rumah sakit kecil tapi dokternya pada jago jago tapi banyak yang sirik, segala rupanya lah. Satu hal yang kesel adalah, kenapa peran-peran disitu banyak banget yang suka teriak-teriak di rumah sakit? di emergency room atau di ruangan lainnya? semacam pengen komen, ‘please deh itu rumah sakit! lu ribut dikit di kost-an aja udah pasti diusir ibu kost’ hahaha. Kesel liatnya! Kayaknya ngga seru gitu kalau nggak teriak-teriak, euh.

Kim Sa Bu (yang literary diartiin Teacher Kim) a.k.a Boo Yong Joo *diperankan oleh Han Suk Kyu* yang jadi sentral drama ini juga sempet banget bikin benci sebenci-bencinya di awal episode. Tapi, akhirnya seiring berjalannya waktu ketahuan siapakah Kim Sa Bu yang sebenarnya *jeng jeng jeng jeng* dan kenapa awal semua orang yang rasanya pengen kabur waktu liat dia jadi akhirnya nggak mau pergi pas disuruh pergi. Ailapyu Kim Sa Bu!

Dannnnn.. buat yang berekspektasi (kayak saya) romantisme percintaan stadium 5 karena judulnya, siap-siaplah mengerutkan dahi. Hahahaha, bukan kecewa, tapi lebih ke mengerti akhirnya maksud romantis dari drama ini bukan seperti romantis korban drama kayak kita. *emang gue mikir apaan?* Tapi, kisah cinta Kang Dong Joo (Yoo Yeon Sok) dan Yoon Seo Jong (Seo Hyun Jin) juga menarik banget buat ditungguin. Unyu unyu nyebelin. Hahaha. *itu sih elunya aja sirik*

Buat yang belum nonton, ini rame! Recommended. Buat yang takut darah… gmana yah, namanya juga drama kedokteran. Saya juga termasuk yang takut sih, tapi penasaran. Tapi sekiranya nggak tahan dan kalau udah banyak istilah istilah susah kedokteran, saya skip. Hahahaha.

Selamat menonton!

 

 

Korean Drama Review -역도요정 김복주 (Weightlifting Fairy Kim Bok Joo)

weightlifting-fairy-kim-bok-joo-poster

Episode : 16

Ini saking Lee Sung Kyung sama Nam Joo Hyuk bagus banget chemistrynya, aku sampe pengen ngepost full capslock, PACARAN BENERAN PLEASE! #ganyante !!

Dari jaman It’s Okay That’s Love sama Cheese in The Trap udah suka deh sama mbak Lee Sung Kyung ini, (cantik banget pemirsah!) apalagi pas jaman Cheese in The Trap, duh rasanya pengen jambak-jambak rambutnya deh gara-gara perannya kayak setengah sikopat disitu yang kerjaannya teriak-teriak dan jahatin orang. Hahahaha, makanya terakhir nonton disitu dia jadi jahat, liat dia disini jadi anak baik-baik agak aneh awalnya. *kebayang ya nasib aktris yang dapet peran jadi jahat terus sekalinya dapet baik pasti geli, hahahaha*

dan maafin aku, pas liat profilnya Nam Joo Hyuk di wikipedia, aku baru tahu kalau dia ikut main juga di Cheese in The Trap (langsung ditabok sama fans Nam Joo Hyuk), aku tahu Kwon Eun Taek itu cuma aku gak sadar dia yang main. Hahhaha (bow), mungkin karena disini dia terlihat lebih ganteng, macho, dewasa, dan seksi! Secara ya atlet renang mah absnya bertebaran di segala penjuru film. (Langsung dikasih karangan bunga sama ketua fans club Nam Joo Hyuk #ngarep)

I can say, drama yang terinspirasi dari kehidupan weightlifter Korea, Jang Mi Ran ini drama manis dan super mulus! Nggak ada konflik yang bikin ceritanya jadi gonjang ganjing dordar gelap #efek dramatis. Konflik cuma sepuataran galau, lucu-lucuan atlet yang seumur-umur cuma kenal barbel pas lagi jatuh cinta pertama kali, atau salah paham sama sahabat sama pacar gitu aja. Makanya untuk ukuran kapasitas otak yang seadanya macam aku ini, drama ini jadi asyik banget ditonton. No wonder, mereka berjaya di MBC Drama Award kemaren. Yihaa!

Drama ini cocok ditonton semua umur (ada adegan cintanya sih tapi lucu. LoL)  Apalagi buat remaja-remaja anak anak muda kayak aku yang sedang berusaha meraih mimpi (ceileh bahasanya), bisa jadi inspirasi biar keren juga kayak mbak Jang Mi Ran.

Recommended!

Korean Drama Review -오 마이 금비 (Oh My Geum Bi)

oh-my-geum-bi-poster2

Jumlah episode : 16

Pertama pengen nonton ini adalah karena aktrisnya Heo Jung Eun. Anak kecil yang terakhir diliat main jadi adiknya Park Bo Geum di Moonlight Drawn By Cloud ini eugh idola banget. Meski perannya di drama Moonlight ga gitu banyak *secara ya dia jadi putri ibu ratu yang jadi ga bisa ngomong gara-gara trauma*. Belum lagi, sebelum dramanya tamat dia udah dapet award sebagai Best Child Actress dan Best Couple sama Oh Ji Ho di KBS Drama Award 2016 bikin makin penasaran aja buat nonton.

Ya ampun, anak umur 10 tahun ini nggak ngerti lagi bisa acting sebagus itu. Aku dulu umur 10 tahun masih ngapain yah? Kayaknya sih masih main masak-masakan di depan rumah atau kabur-kaburan dari babeh nggak mau ngerjain peer matematika, lah ini udah harus acting dan ngapal script sebanyak itu *usap usap perut, Ya Allah kali aja anak aku juga bisa jadi pinter kayak gitu, itung-itung emaknya gak kesampean jadi model. LoL*

Dengan cerita tentang Yoo Geum Bi yang dari kecil tinggal sama bibinya yang terus bibinya pergi dan nyuruh Geum Bi nyari bapaknya. Geum Bi yang gak pernah tahu muka ibu bapaknya jadi bikin Geum Bi punya petualangan yang seru. Belum lagi ditambah bapak yang ditunjuk sama bibinya itu ternyata adalah residivis yang terkenal tukang tipu. Bikin ketawa plus terharu banget ini hubungan ayah sama anaknya. Dari mulai saling nggak percaya kalau mereka ayah dan anak *liat posternya pasti udah bisa ngira*, sampai akhirnya…. hahahaha, nonton sendiri deh. *Anti spoiller*. Sampai pada klimaks ceritanya adalah perjuangan Geum Bi dan orang-orang di sekitarnya buat lawan penyakit Geum Bi yang diclaim belum ada obat pasti yang bisa bener-bener nyembuhinnya. Duh, gini kan drama genre keluarga tuh pasti nggak lengkap deh kalau belum bikin haru biru. Kayaknya belum puas gitu kalau belum bikin penontonnya ngabisin stock tissue. Huhuhuhu…

Drama ini bagus! Cocok ditonton semua umur. Ada love line nya, tapi emang bukan jadi fokus drama ini, jadi aman sih kalau mau ditonton sama remaja-remaja juga. Gemes deh liat Heo Jung Eun nya ngomong banmal (informal) mulu sama yang lebih tua. Hahahaha. Oh Ji Ho nya juga main bagus *secara dia juga udah punya anak meski masih bayi belum segede Geum Bi* jadi bikin aura kebapak-annya terpampang nyata *duh inces Syahrini*. Recommended!

Korean Movie Review -형(My Annoying Brother)

my_annoying_brother-p1Film ini ceritanya sederhana sih. Tentang hubungan adik kakak. Beneran deh, aku sih paling nggak tahan sama film yang genrenya keluarga, suka terharu biru. Birunya sampe biru dongker malah. Begitu filmnya abis, nangisnya malah makin kejer. Tenang, nggak akan spoiler, nonton aja dulu buat yang belum. Hihihihi.

Dulu pas review Jealousy Incarnate, aku berani bilang Jo Jung Seok ini selalu pinter deh bangun chemistry sama lawan mainnya. Termasuk di film ini, sampai akhirnya banyak yang bilang kalau dia dan D.O jadinya mirip dan kayak kakak-adek beneran. Arghhh,itulah kenapa adek mencintaimu, Bang! *lopelope*. Yang bikin beda dari akting dia kali ini adalah dia cursing hampir sepanjang film! Hahahaha.. maklum jadi mantan napi (kehidupan penjara macem isinya mulut kotor gitu semua kali. LoL), sempet geli sendiri dengernya, tapi it suits him very well too. Kayaknya sih babang ini mah dikasih peran apa aja juga bisa *komen ala fangirl* Hahaha.

D.O juga jadi partner acting yang seru banget deh. Soal anak EXO yang satu ini, aku sendiri udah suka ektingnya semenjak dia main di It’s Okay It’s Love, dengan lawan main sekelas babang Jo In Sung, dia nggak gentar dengan main sama bagusnya. Eugh, mereka keren banget kan jadi versi remaja dan dewasa di situ (Jangan bilang tua, nanti dimarahin fansnya Jo In Sung. Hahaha), disini juga D.O nggak kalah oke. Duh dedek, banyak-banyak main film lagi ya nanti. Dapet peran jadi atlet judo yang kemudian mesti ngadepin diri sendiri susah payah ditambah mesti ngadepin babang Jung Seok yang tiba-tiba muncul. Dunia jadi jungkir balik deh buat hidupnya. *langsung mellow lagi*

Park Shin Hye juga adalah artis yang aku pikir drama dan filmnya ga pernah ga rame. Yes. Sayang, peran dia disini nggak segitu banyaknya di film ini, tapi dia sukses melengkapi film ini jadi lebih oke. Dan setelah ini, harapan dia adalah punya love line sama babang Jung Seok di drama atau film. Hahaha. Lets see yah, kayaknya sih seru kalau sampai bisa main bareng.

Overall, film ini bagus banget! Skala penilaian 11/10 hahahaha *bias banget anaknya teh*, cocok ditonton semua umur (untung cursingnya pake bahasa korea, jadi kalau ada anak dibawah umur mah anggep aja nggak ngerti, dan mudah-mudahan yang ngesub indonya bisa cari kata-kata yang lebih ’empuk’ LoL). Recommended!